Wednesday, February 20, 2013

:'

Melihatnya..
Seperti melihat bagian dari diriku.
Ada apa ini Ya Robb???

Tuesday, January 29, 2013

Ku Serah Cinta Ini

Kuserah segala ketentuan
Biarlah masa yang berbicara
Dipangku wajah yang layu
Dan aku telah jemu

Aku tidak mau berpaling
Pada yang mengganggu
dan menggugat
Sapanya meletihkan diri
Hadirnya mengundang penat

Telah kuserah cinta ini
Bukan lagi pada manusia
Karena cinta martabat itu
Bersalut segunung kepalsuan
Dan kepuraan

Aku semakin tidak peduli
Apa yang mau akan terjadi
Karena gerak dan tindakanku
Mau bebas dari masalah

Aku adalah aku sekarang
Biar terbuang tetap berjuang
Akan kuserah jiwa ini
Sepenuh hati dalam perjuangan
Aku adalah aku yang berjuang

Masih Menunggu

Menungguuuu
Menungguuuuuuu
Menungguuuuuuuuuuuuuuu
Beri hamba kesabaran Ya Robb :)
Aamiin......

Monday, January 21, 2013

Ku Rindukan Mimpi indah itu

Ketika rasa itu mulai mengusik kembali...
Hanya kepingan kecewa yang menyeruak dihati..
Mimpi indah yang sempat akan terukir dalam sejarah hidupku
Harus terhempas dengan segala ketidakfahaman kita..
Robb... Kupasrahkan segala ketentuan-Mu atas hidupku..
Jika masih ada kesempatan, harapan, takdir untuk kami
Untuk bisa kembali meneruskan mimpi indah itu dibawah naungan Cinta-Mu
Akan kutunggu hingga waktu itu tiba..

Cinta Datang Tiba-Tiba

“Cinta datang tiba-tiba, cinta adalah anugerah Yang Kuasa.
Cinta tak kan sia-sia, ketika kau menyapa.
Engkau datang cerahkan jiwaku.
Cahya-Mu, Cinta-Mu, hiasi hidupku.
Cinta datang tiba-tiba, cinta adalah anugerah Yang Kuasa.
Cinta tak kan sia-sia, ketika kau menyapa.”

Wednesday, November 7, 2012

Sebuah Keniscayaan Cinta



Sebuah keniscayaan cinta
Ia hadir menentramkan, bukan menggelisahkan…
Ia hadir memukau, bukan membuat galau…
Ia hadir menguatkan, bukan melemahkan….
Ia hadir mencerahkan, bukan memburamkan…
Jika, ada cinta, semuanya jelas jadi indah…
Jika ada cinta, manusia tak senang mendebat dan melawan saudaranya…
Jika ada cinta, manusia tak akan lari menjauhi yang dicintanya…
Sebuah keniscayaan cinta
Ia dibangun berpondasikan ikhlas, bukan sikap culas…
Ia dibangun berpondasikan pemberian, bukan pencurian apalagi perampasan…
Ia dibangun berpondasikan iman, bukan nafsu yang menyesatkan….
Jika ada cinta, permusuhan tak mau mendekat…
Jika ada cinta, kesewenang-wenangan enggan melekat…
Jika ada cinta, kelalaian akan segera minggat….
Ah… sebuah keniscayaan cinta….
Yang ada hanyalah sebuah rasa alamiah yang jadi fitrahnya kita, manusia…
Allah Azza wa Jalla telah mensuratkannya dalam surat cintanya untuk manusia….
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Q.S. Ali ‘Imran: 14)
Wajarlah, jika kita cinta kepada sesama…
Wajarlah, jika kita cinta kepada keluarga…
Wajarlah, jika kita cinta kepada harta dan kemegahan…
Sebuah keniscayaan cinta…
Ia menjadi amat niscaya ketika semua hanya mengarah pada-Nya…
Ia menjadi amat niscaya saat hanya kepada-Nya-lah Ia dilabuhkan…